Langsung ke konten utama

Random

Suatu hari, terdapat seorang pangeran. Dia sedang berjalan bersama seorang sahabatnya di antara lapangan sawah yang indah untuk merasakan segarnya udara di pagi itu. Tak disengaja sang pangeran bertemu wanita cantik, yang kemudian dikenal sebagai putri dari negeri sebrang. Mereka saling berkenalan, lalu sering bertemu di tempat yang sama (entah kenapa selalu ditempat itu -_-), membicarakan banyak hal menyenangkan. Lambat laun pangeran mulai menyukai sang putri. Ya pangeran menyukai sang putri, namun dia tak tahu perasaan sang putri. Maka, pangeran memutuskan untuk pergi ke negeri sang putri itu berasal dan meminang sang putri. Ketika sang pangeran berjalan menuju negeri tersebut, ia tak sengaja melihat sang putri sedang dekat dengan seseorang yang lain. Awalnya, pangeran tidak merasa risih melihatnya, namun kemudian ia merasa sedikit iri.

"Apakah cintaku ini hanya sebelah tangan? apa dia tak mencintaiku?" Lantas sang pangeran mulai jarang bertemu sang putri, meski mereka bertemu di tempat yang sama, sang pangeran tidak berbincang dengan sang putri....

Sebenarnya, aku sendiri tak tahu hikmah dai cerita yang kubuat ini, namun ingatlah, "Maka titipkanlah hatimu, pada Dzat yang tidak pernah mengkhianati titipan"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tertulis

Disini pernah tertulis Lambar-lembar perasaanku pada orang yang kucintai Lembar-lembar yang tak pernah sampai padanya Disini pernah tertulis Orang-orang yang kucintai Orang-orang yang pernah bersiggah di hatiku Disini hanya tertulis Orang-orang yang pernah kucintai Meski tak berbalas Dan akan tertulis Untukmu yang setia

Hai Hai

Hai, bagaimana kabarmu pelangi? Semoga selalu dalam lindungan Allah Semoga hatimu meneguhkan satu nama Insya Allah aku pasti berjuang untukmu Untuk impian kita Jika kamu mau menungguku

Ujian

Kadang terpikir olehku. Seberat inikah ujianMu? Ataukah ini hanya permulaan? Semoga setiap ujian dariMu membuat diri ini makin dewasa dan makin meng-istiqomahkan dalam memperbaiki diri. Aku tahu, Engkau akan selalu menemaniku