Aku hanya berani bermimpi, sungguh tak terhitung berapa kali aku bermimpi tentang kamu, wahai sang calon bidadariku, istri idamanku kelak.
Calon istri idamanku yang pandai berbahasa arab, banyak hafalan Alquran, seorang dokter, seorang yang taat padaNya, yang menjaga dirinya.
Ya aku hanya berani bermimpi karena mungkin mimpi itu adalah mimpi yang mustahil...
Calon istri idamanku yang pandai berbahasa arab, banyak hafalan Alquran, seorang dokter, seorang yang taat padaNya, yang menjaga dirinya.
Ya aku hanya berani bermimpi karena mungkin mimpi itu adalah mimpi yang mustahil...
Komentar
Posting Komentar