Langsung ke konten utama

Laki-laki yang penakut, pengecut, tega dan pencemas

*Laki-laki yang penakut, pengecut, tega dan pencemas
Jika kalian wanita, maka carilah laki-laki pasangan yang penakut. Takut kepada Allah, membuatnya rajin shalat ke masjid, menegakkan amar ma'ruf nahi munkar, dan selalu saling nasehat-menasehati.
Jika kalian wanita, maka carilah laki-laki pasangan yang pengecut. Yang pengecut untuk korup, mencuri hak orang lain, gentar sekali membawa rezeki tidak halal pulang ke rumah. Gemetar setiap kali berniat curang, membawa nafkah tidak berkah.
Jika kalian wanita, maka carilah laki-laki pasangan yang tega. Memilih tega keluarganya hidup sederhana, apa-adanya, dibanding penuh kemewahan tapi dusta. Memilih tega membiarkan istri dan anak2nya hidup cukup saja, tidak kaya raya, sepanjang diridhai oleh Allah. Tega demi mendidik anak-anaknya menjadi saleh.
Jika kalian wanita, maka carilah laki-laki pasangan yang pencemas. Selalu cemas jika kehormatan keluarga rusak. Selalu cemas anak-anaknya tidak memiliki ahklak yang baik--apalagi soal shalat dan mengaji. Selalu cemas nasib keluarganya kelak di hari penghabisan.
Aduhai, ternyata tidak masalah dengan laki-laki yang penakut, pengecut, tega dan pencemas bukan? Sepanjang tepat penakutnya, efektif pengecutnya, baik teganya, dan bermanfaat cemasnya.
Pikirkanlah.
*Tere Liye

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tertulis

Disini pernah tertulis Lambar-lembar perasaanku pada orang yang kucintai Lembar-lembar yang tak pernah sampai padanya Disini pernah tertulis Orang-orang yang kucintai Orang-orang yang pernah bersiggah di hatiku Disini hanya tertulis Orang-orang yang pernah kucintai Meski tak berbalas Dan akan tertulis Untukmu yang setia

Hai Hai

Hai, bagaimana kabarmu pelangi? Semoga selalu dalam lindungan Allah Semoga hatimu meneguhkan satu nama Insya Allah aku pasti berjuang untukmu Untuk impian kita Jika kamu mau menungguku

Ujian

Kadang terpikir olehku. Seberat inikah ujianMu? Ataukah ini hanya permulaan? Semoga setiap ujian dariMu membuat diri ini makin dewasa dan makin meng-istiqomahkan dalam memperbaiki diri. Aku tahu, Engkau akan selalu menemaniku