Langsung ke konten utama

Malam

Malam ini berbeda

Aku bisa melihat bintang

Ya, bintang yang bersinar terang

Seketika, air mata menetes...

Bintang, kau bersyukur karena bulan senantiasa menemanimu.
Sedangkan aku? Ya, hujan yang berharap dapat beriringan dengan pelangi, pelangi yang indah.

Lalu terucaplah doa itu, seperti angin yang beringsut kepada Tuannya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tertulis

Disini pernah tertulis Lambar-lembar perasaanku pada orang yang kucintai Lembar-lembar yang tak pernah sampai padanya Disini pernah tertulis Orang-orang yang kucintai Orang-orang yang pernah bersiggah di hatiku Disini hanya tertulis Orang-orang yang pernah kucintai Meski tak berbalas Dan akan tertulis Untukmu yang setia

Hai Hai

Hai, bagaimana kabarmu pelangi? Semoga selalu dalam lindungan Allah Semoga hatimu meneguhkan satu nama Insya Allah aku pasti berjuang untukmu Untuk impian kita Jika kamu mau menungguku

Ujian

Kadang terpikir olehku. Seberat inikah ujianMu? Ataukah ini hanya permulaan? Semoga setiap ujian dariMu membuat diri ini makin dewasa dan makin meng-istiqomahkan dalam memperbaiki diri. Aku tahu, Engkau akan selalu menemaniku