Langsung ke konten utama

Kesedihan dan Ujian Hidup

Betapa baiknya diriMu ya Allah...
Apapun kesedihan yang sedang kita alami, perlu kita pahami bahwa itu sejatinya bagian dari ujian hidup. Sebagai orang beriman, jadikan itu kesempatan untuk mendulang pahala.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَا يُصِيبُ المُسْلِمَ، مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ، وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
“Tidak ada satu musibah yang menimpa setiap muslim, baik rasa capek, sakit, bingung, sedih, gangguan orang lain, resah yang mendalam, sampai duri yang menancap di badannya, kecuali Allah jadikan hal itu sebagai sebab pengampunan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari 5641).
Pahami bahwa bisa jadi pertengkaran ini disebabkan dosa yang pernah kita lakukan. Kemudian Allah memberikan hukuman batin dalam bentuk masalah keluarga. Di saat itu, hadirkan perasaan bahwa Allah akan menggugurkan dosa-dosa anda dengan kesedian yang anda alami…lanjutkan dengan bertaubat dan memohon ampun kepada-Nya.
Umar bin Abdul Aziz mengatakan,
مَا نَزَلَ بَلَاءٌ إلَّا بِذَنْبِ وَلَا رُفِعَ إلَّا بِتَوْبَةِ
“Musibah turun disebabkan dosa dan musibah diangkat dengan sebab taubat.” (Majmu’ Fatawa, 8/163)


Read more https://konsultasisyariah.com/17614-3-hal-yang-wajib-dihindari-dalam-pertengkaran-rumah-tangga.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tertulis

Disini pernah tertulis Lambar-lembar perasaanku pada orang yang kucintai Lembar-lembar yang tak pernah sampai padanya Disini pernah tertulis Orang-orang yang kucintai Orang-orang yang pernah bersiggah di hatiku Disini hanya tertulis Orang-orang yang pernah kucintai Meski tak berbalas Dan akan tertulis Untukmu yang setia

Hai Hai

Hai, bagaimana kabarmu pelangi? Semoga selalu dalam lindungan Allah Semoga hatimu meneguhkan satu nama Insya Allah aku pasti berjuang untukmu Untuk impian kita Jika kamu mau menungguku

Ujian

Kadang terpikir olehku. Seberat inikah ujianMu? Ataukah ini hanya permulaan? Semoga setiap ujian dariMu membuat diri ini makin dewasa dan makin meng-istiqomahkan dalam memperbaiki diri. Aku tahu, Engkau akan selalu menemaniku