Langsung ke konten utama

Keturunan yang Baik

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Rabb semesta alam

Semoga siapapun yang membaca tulisan ini selalu diberikan kesehatan.

Setelah kupikirkan, memang semakin memperbanyak ilmu agama, maka fokus kita hanya pada akhirat. Dunia ini hanya sementara, tidak ada yang perlu ditangisi karena kehilangan suatu hal. Tidak ada hal yang pantas ditangisi di dunia ini kecuali apa yang telah kita perbuat untuk akhirat kelak.

Salah satu amalan yang akan terus mengalir hingga di akhirat kelak adalah anak/keturunan yang soleh/solehah. Keturunan yang soleh dan solehah tentu tidak didapat secara cuma-cuma, ada banyak hal yang dilakukan untuk mendapatkan keturunan yang baik.

1. Selalu perbaiki diri dan istiqomah dalam menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Hal ini penting karena anak akan melihat dan meniru keseharian ayah dan ibunya dan dijadikan role model perilaku kesehariannya kelak.

2. Istri yang berperangai baik. Perangai baik yang dimaksud adalah yang pandai menjaga diri, menimba ilmu agama dan menjalankannya, jujur, setia serta taat suami. Istri merupakan madrasah pertama anak sehingga istri menjadi kunci penting dalam mendidik anak-anak yang soleh dan solehah

3. Mendidik anak sesuai umur. Proses ini akan membuat anak lebih mudah menyerap ilmu yang diajarkan orang tuanya dan menerapkannya

4. Orangtua sebagai sahabat bagi anak-anak yang sudah remaja. Jangan perlakukan anak yang sudah remaja seperti anak-anak usia 5 tahun, jadilah sahabat mereka yang mau mendengarkan masalah, memberi solusi serta mengingatkan akan kebaikan sehingga anak bisa menjadi dewasa

5. Ingatkan anak-anak untuk dapat berteman dengan siapa saja, namun memilih dalam bersahabat. Karena sahabat yang baik akan mengingatkan pada jalan kebaikan sesuai aturan agama.


رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
ROBBANA HAB LANA MIN AZWAJINA WA DZURRIYATINA QURROTA A’YUN, WAJ’ALNA LILMUTTAQINA IMAMAA.” (Wahai Robb kami, karuniakanlah pada kami dan keturunan kami serta istri-istri kami penyejuk mata kami. Jadikanlah pula kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertakwa) (QS. Al Furqon:74)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي
ROBBI AWZI’NI AN ASYKURO NI’MATAKALLATI AN ‘AMTA ‘ALAYYA. WA ‘ALA WAALIDAYYA WA AN A’MALA SHOLIHAN TARDHOH, WA ASHLIH LII FI DZURRIYATIY” (Wahai Robbku, ilhamkanlah padaku untuk bersyukur atas nikmatmu yang telah Engkau karuniakan padaku juga pada orang tuaku. Dan ilhamkanlah padaku untuk melakukan amal sholeh yang Engkau ridhoi dan perbaikilah keturunanku) (QS. Al Ahqof:15)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tertulis

Disini pernah tertulis Lambar-lembar perasaanku pada orang yang kucintai Lembar-lembar yang tak pernah sampai padanya Disini pernah tertulis Orang-orang yang kucintai Orang-orang yang pernah bersiggah di hatiku Disini hanya tertulis Orang-orang yang pernah kucintai Meski tak berbalas Dan akan tertulis Untukmu yang setia

Hai Hai

Hai, bagaimana kabarmu pelangi? Semoga selalu dalam lindungan Allah Semoga hatimu meneguhkan satu nama Insya Allah aku pasti berjuang untukmu Untuk impian kita Jika kamu mau menungguku

Ujian

Kadang terpikir olehku. Seberat inikah ujianMu? Ataukah ini hanya permulaan? Semoga setiap ujian dariMu membuat diri ini makin dewasa dan makin meng-istiqomahkan dalam memperbaiki diri. Aku tahu, Engkau akan selalu menemaniku