Langsung ke konten utama

Maaf yang Terlambat

Maaf karena dulu aku banyak mencampakkan kepedulian itu
Maaf karena aku masih bersifat demikian dulu

Penyesalan memang datang diakhir
Nasi sudah menjadi bubur

Jika bisa, aku ingin mengulang waktu
Mengingatkan diriku yang dulu agar bersikap dan bersifat lebih baik

Mungkin segalanya sudah telat
Namun aku akan coba perbaiki untukmu

Meski aku tidak tahu apa yang ada dihatimu
Namun yang mesti kamu tahu adalah

Kamu adalah yang terbaik untukku
Apapun yang terjadi, aku takkan menduakanmu

Terkecuali jika takdir nanti berkata lain
Jika nanti kamu memilih jalan lain di persimpangan itu, tidak bersamaku

Maka aku akan ikhlas
Karena aku salah dan aku baru bisa menyadarinya saat ini

Semoga jalan terbaik menjemputmu
Begitu juga bagiku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tertulis

Disini pernah tertulis Lambar-lembar perasaanku pada orang yang kucintai Lembar-lembar yang tak pernah sampai padanya Disini pernah tertulis Orang-orang yang kucintai Orang-orang yang pernah bersiggah di hatiku Disini hanya tertulis Orang-orang yang pernah kucintai Meski tak berbalas Dan akan tertulis Untukmu yang setia

Hai Hai

Hai, bagaimana kabarmu pelangi? Semoga selalu dalam lindungan Allah Semoga hatimu meneguhkan satu nama Insya Allah aku pasti berjuang untukmu Untuk impian kita Jika kamu mau menungguku

Ujian

Kadang terpikir olehku. Seberat inikah ujianMu? Ataukah ini hanya permulaan? Semoga setiap ujian dariMu membuat diri ini makin dewasa dan makin meng-istiqomahkan dalam memperbaiki diri. Aku tahu, Engkau akan selalu menemaniku