Langsung ke konten utama

Tempatku, Hidupku

Kamu ingin bersama di  jalan hidupku?

Apa kamu yakin?

Berjalan bersama berarti mendengarkan, memahami dan menerima

Mari kutunjukkan tempatku

Apa yang kamu lihat di pekaranganku? 

Ya, tandus

Dahulu disini tumbuh berbagai macam tanaman sebagai penenang diri

Kami rawat setiap hari

Namun saat kusendiri yang merawat, tanaman semakin layu

Mati

Apa yang kamu lihat pada rumahku?

Ya, sepi

Dahulu kami menghiasi rumah ini dengan kebahagiaan

Namun saat kusendiri, semua hilang

Sunyi

Apa yang kamu lihat pada langitku?

Ya, gelap

Dahulu mentari bersinar terang

Menyinari taman dan rumah kami

Namun semua hilang

Ya, aku sendiri

Yang kubutuhkan adalah cinta sejati

Cinta sejati tidak datang diawal

Dia akan terlihat di akhir hayat

Seseorang yang menemani bahagia dan sedih

Seseorang yang menerima kekurangan dan memuji kelebihan

Seseorang yang setia, menjaga dan jujur

Itukah kisahku

Apa kamu masih bersikeras?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tertulis

Disini pernah tertulis Lambar-lembar perasaanku pada orang yang kucintai Lembar-lembar yang tak pernah sampai padanya Disini pernah tertulis Orang-orang yang kucintai Orang-orang yang pernah bersiggah di hatiku Disini hanya tertulis Orang-orang yang pernah kucintai Meski tak berbalas Dan akan tertulis Untukmu yang setia

Hai Hai

Hai, bagaimana kabarmu pelangi? Semoga selalu dalam lindungan Allah Semoga hatimu meneguhkan satu nama Insya Allah aku pasti berjuang untukmu Untuk impian kita Jika kamu mau menungguku

Ujian

Kadang terpikir olehku. Seberat inikah ujianMu? Ataukah ini hanya permulaan? Semoga setiap ujian dariMu membuat diri ini makin dewasa dan makin meng-istiqomahkan dalam memperbaiki diri. Aku tahu, Engkau akan selalu menemaniku